Minggu, 06 November 2011

Memantau Transkip Nilai Istri di Stiesia


Hou About U  ?             





SMT MATA KULIAH SKS HURUF ANGKA
1 Pendidikan Agama Islam 3 A 12
1 Ilmu KeAlaman Dasar 3 BC 7,5
1 Bahasa Indonesia 3 AB 10,5
1 Bahasa Inggris I 2 C 4
1 Matematika Ekonomi 3 BC 7,5
1 Ekonomi Pengantar Mikro 2 BC 5
1 Akuntansi Pengantar I 2 B 6
2 Manajemen 3 AB 10,5
2 Bisnis Pengantar 3 AB 10,5
2 Pendidikan Kewarganegaraan & Pancasila 3 B 9
2 Ekonomi Pengantar Makro 2 B 6
2 Akuntansi Pengantar II 2 B 6
2 Bahasa Inggris II 2 B 6
2 Ilmu Sosial Budaya Dasar 3 B 9
3 Statistika 3 AB 10,5
3 Manajemen Operasi 2 BC 5
3 Komunikasi Bisnis 2 AB 7
3 Akuntansi Biaya 3 BC 7,5
3 Akuntansi Keuangan Menengah I 3 AB 10,5
3 Hukum Bisnis 2 B 6
3 Sistem Informasi Manajemen 3 B 9
3 Lab. Bahasa Inggris 2 AB 7
4 Perekonomian Indonesia 3 B 9
4 Akuntansi Keuangan Menengah II 3 BC 7,5
4 Perpajakan I 2 BC 5
4 Ekonometrika 3 AB 10,5
4 Manajemen Pemasaran 2 B 6
4 Bisnis Internasional 2 AB 7
4 Sistem Informasi Akuntansi 3 BC 7,5
4 Akuntansi Manajemen 3 AB 10,5
5 Perpajakan II 3 BC 7,5
5 Akuntansi Keuangan Lanjutan I 3 AB 10,5
5 Pengauditan I 3 AB 10,5
5 Kewirausahaan 2 B 6
5 Manajemen Keuangan 3 B 9
5 Praktik Akuntansi 3 B 9
5 Analisis Laporan Keuangan 3 AB 10,5
6 Aplikasi Komputer untuk Akuntansi 3 A 12
6 Pengauditan II 3 AB 10,5
6 Metodologi Penelitian Akuntansi 3 B 9
6 Manajemen Stratejik 3 B 9
6 Akuntansi Sektor Publik 3 C 6
6 Isu-isu Kontemporer Dlm Akt. Keuangan 3 D 3
6 Akuntansi Keuangan Lanjutan II 3 AB 10,5
7 Teori Akuntansi 3 BC 7,5





Total  121 365,5
IPK  3,02


















































































































































































































































Cerita Idul Adha 2432 H

 Hidup adalah Ibadah dan Ibadah itu Butuh Pengorbanan"

Akhirnya sampai kantor juga.....@pakuwon engineering
Di jalan suasananya mendung dan disertai gerimis kecil, bikin mood jadi ngantuk..... 
Aktifitas hari ini lumayan menyenangkan. Bayangkan berangkat dari Perum Tas III Wonoayu sidoarjo pukul 04.40 waktu indonesia bagian barat, langsung meluncur ke Masjid Al-Akbar Surabaya untuk menjalankan sholat Idha bersama istri tercinta, boleh di bilang masjid ini merupakan masjid penuh kenangan kami berdua dimana pada tanggal 18 Maret 2011 kami melangsungkan ikatan janji suci pernikahan (akad nikah) tepat pukul 09.00 di area A persis di depan pengimaman masjid al-Akbar. pada saat itu yang menikahkan adalah kepala KUA Kedurus Sby, dan kutbah nikah adalah Bp. KH. Abdussomad bukhori,  yang tidak lain adalah ketua MUI Jawa Timur, bener-bener spesial bukan....lho..lho kok jadi merambat cerita pribadi ya. tidak apalah namanya juga blog curhat semoga pembaca juga bisa merasakan hal seperti saya.....hehhe. 
Berlanjut kembali ke cerita hari ini ya, sampai di Masjdi Al-Akbar surabaya pukul 05.04 wib, saya dan istri masih beruntung di mana kami masih dapat shof agak depan yaitu baris ke 5, tepat di depan imam.... Alhamdulillah saya bisa lansung melaksanakan sholat Shunnah Takhiatul Masjid di masjid bersejarah itu. kemudian bertakbir dan bertahmid sampai persis pukul 06.00 wib acara sholat idul adha di mulai. dalam sela menjelang sholat di mulai kurang 5 menit tampak Gubernur Jawa Timur  Bp. Sukarwo beserta staf memasuki area Masjid. tampak sorot mata para jama'ah sedikit terganggu dengan kedatangan orang berpengaruh di jawa timur tersebut dengan ciri khas kumis tebah yang biasa di sebut Pakde Karwo. sholat Id pun dimulai sayang yang jadi imam sholat Id bukan H Abd Hamid Syarifudin (Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya). tapi tidak apalah padahal saya ingin mendengarkan lantunan Qira'ahnya yang bener-bener membuat hari saya takjub dengan suranya. waktu itu saya bisa kenal lebih dekat melalui Ngaji internet yang di selenggarakan di Masjid Al-Akbar pada saat bulan puasa ramadhan setelah sholat jum'at. saya pun sempat bersalaman dengan beliau. 
Next ya setelah sholat Id selesai barulah mendengarkan khutbah yang di sampaikan oleh Khatib : Drs Moh Sudjak, M.Ag (Kakanwil Kementrian Agama Prop. Jawa Timur). Tema : "Hidup adalah Ibadah dan Ibadah itu Butuh Pengorbanan", judul yang menarik sesuai dengan isi kutbah.
Next ya setelah khutbah selesai saya pun tertuju pada Gubernur jawa timur Bp. Sukarwo, agar bisa bersalaman, walhasil akhirnya kesampaian juga, saya merangsek maju kedepan Alhamdulillah ya sesuatu (haha syahrini bangGET) saya pun bersalaman Dengan Pakde Karwo.soalnya bisa berjabat tangan langsung dan selama ini saya hanya melihar dari layar kaca atau koran ....:D, maklum lah rakyat biasa. semoga nanti saya bisa jadi gubernur haha, minimal jadi kepala rumah tanga saja sudah cukup ya.
Beda lagi dengan istri saya, dia juga beruntung bisa dapat shof depan baris ke 4, persis di belakang istri PAkde Karwo, sayang istri saya tidak bisa berjabat tangan.......
Next ya, selesai sholat langsung pulang ke Pondok mertua indah, di rumah sidah di sambut dengan harumnya nasi kuning ala mertua. makan sudah bareng-bareng dengan keluarga... sambil nonton TV liat film, ada suara ketuk pintu ternyata panitia kurban sedang membagikan daging kurban, insting saya lansung tertuju pada sate, istri saya langsung mendukung dan di bantu adek dari istri saya. saya dan istri pergi ke pasar kedurus untuk membeli bumbu dan arang untuk membuat bahan sate, adek dirumah menyiapkan peralatan dan tempat bakaran..... bakar sate pun di mulai, suasana mendung membuat makin terasa nikmat, satu demi satu sate pun saya bakar, sambil membakar saya pun menyanap panas- panas .............hemmmmmmmmm maknyus kalau pak bondan yang bilang. istri saya pun selesai membuat bumbu. setelah itu baru makan-makan lagi bersama-sama.... nikmat sudah perjalanan hari ini, bagi yang tidak bisa bersyukur tidak akan bisa merasakan nikmat yang di anugerahkan oleh Alloh SWT kepada kita. 
Waktu menunjukkkan pukul 02.00 pm. saya pun bergegas mandi dan sholat dhuhur.... 
habis sholat langsung deh tanjap gas goes to office engineering pakuwon.

ya begitulah cerita saya hari ini bener-bener melelahkan ya tapi menyenangkan buat kami berdua.....hhhmm sudah dulu ya, waktunya sholat ashar ni..... ngantuk juga bis ini ngopi kayaknya mantap
da ya.

Jumat, 04 November 2011

Bantu Istri Buat Tugas Resume "Kampus Stiesia"


Nama               :  Novita Eka Sari
NPM                 :  07.1.01.05117
Mata Kuliah      :  Manajemen Keuangan Internasional (MKI)
Tugas               :  Merangkum BAB 2 (Arus Dana Internasional)

I.        NERACA PEMBAYARAN

Neraca Pembayaran (Balance Of Payments) adalah ukuran dari semua transaksi antara penduduk dalam negeri dengan penduduk luar negeri selama periode waktu tertentu atau bias dikatakan Laporan arus pembayaran (masuk dan keluar) untuk suatu Negara.

Pencatatan Transaksi dilakukan dengan Pembukuan Berpasangan (Double Entry Bookkeeping) yaitu tiap transaksi dicatat satu sebagai kredit dan satu lagi sebagai debit.

Jadi , total kredit dan debit dari neraca pembayaran sebuah Negara akan sama secara agregat, namun bagi komponen-komponen dari neraca pembayaran mungkin terdapat surpulus dan deficit.

Neraca Pembayaran dapat dipecahkan ke dalam berbagai komponen. Komponen yang paling penting adalah :


A.      Neraca berjalan.(current account) adalah ukuran perdagangan barang dan jasa internasional suatu Negara yang paling luas.

Komponen utamanya adalah Neraca Perdagangan (balance of trade) yaitu selisih antara ekspor dan impor. Jika Impor lebih tinggi dari ekspor, maka yang terjadi adalah deficit neraca perdagangan . Sebaliknya jika ekspor lebih tinggi dari impor, yang terjadi adalah surplus.

Neraca Barang dan Jasa (balance of goods and sevice) adalah neraca perdagangan ditambah jumlah pembayaran bunga neto kepada investor-investor luar negeri dan penerimaan deviden dari investasi, serta penerimaan dan pengeluaran yang berhubungan dengan pariwisata dan transaksi-transaksi lain.

Transfer Unilateral adalah pencatatan bagi bantuan-bantuan dan pemberian-pemberian antar pemerintah dan antar pihak swasta.


B.      Neraca Modal (capital account) mencerminkan perubahan-perubahan dalam kepemilikan aset jangka pendek dan jangka panjang suatu Negara.


II.                  FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NERACA BERJALAN
Karena saldo neraca berjalan sebuah Negara dapat secara signifikan mempengaruhi perekonomiannya, adalah penting untuk mengidentifikasi dan memonitor factor-faktor yang mempengaruhi neraca berjalan. Factor-faktor yang paling berpengaruh adalah :
1.       Inflasi
2.       Pendapatan Nasional
3.       Restriksi Pemerintah
4.       Nilai Tukar (kurs) valuta

a.       Dampak Inflasi
Jika laju inflasi sebuah Negara meningkat relative terhadap inflasi Negara-negara mitra dagangnya , neraca berjalannya akan menurun (dengan asumsi hal-hal lain tidak berubah). Konsumen dan kerjasama / persekutuan dalam Negara tersebut akan membeli lebih banyak barang dari luar negeri (karena tingginya inflasi local), sementara ekspor ke negara-negara lain akan menurun.

b.      Dampak Pendapatan Nasional
Jika tingkat pendapatan nasional disebuah Negara meningkat dengan presentase relative lebih tinggi dari Negara-negara lain, neraca berjalannya akan menurun cateris paribus. Jika pendapatan riil (yaitu, pendapatan yang telah disesuaikan dengan inflasi) meningkat, konsumsi barang juga meningkat. Sebagian peningkatan konsumsi akan diwujudkan dalam pembelian produk-produk impor.

c.       Dampak Restriksi Pemerintah
Jika pemerintah sebuah Negara mengenakan pajak atas barang-barang impor (yang sering disebut dengan tariff) , harga dari barang-barang impor tersebut bagi konsumen akan meningkat, besarnya tarif yang dikenakan oleh pemerintah lain. Namun, sejumlah industry relative sangat dilindungi daripada industry-industri lain. Produk-produk  pakaian dan pertanian Amerika secara historis menerima lebih banyak proteksi dari pesaing-pesaing asing.peningkatan dan atau perluasan tarif di AS akan meningkatkan saldo neraca berjalan AS, kecuali kalau Negara-negara lain melakukan tindakan-tindakan balasan.

Selain tariff , sebuah pemerintah dapat mengurangi impor dengan menciptakan kuota (quota) atau jumlah maksimum yang bias diimpor. Kuota telah diterapkan ke berbagai macam barang yang diimpor oleh AS dan Negara-negara lain.

Restriksi perdagangan mungkin bias menyelamatkan lapangan kerja, tetapi juga ada biayanya. Restriksi perdagangan cenderung hanya menguntungkan sejumlah industry dan merugikan industry-industri yang lain , karena Negara-negara lain mengambil tindakan balasan dengan mengenakan restriksi mereka sendiri. Dalam hal ini impor oleh kedua Negara bias berkurang sehingga tingkat neraca berjalan tidak jauh berbeda dengan level sebelum adanya restriksi tambahan.

Gerakan umum jangka panjang ke arah perdagangan bebas terus diganggu oleh kontroversi menyangkut dumping (penjualan produk di bawah harga wajar) . Dumping seringkali dirasa sebagai hasil dari subsidi pemerintah kepada para eksportir.

d.      Dampak Nilai Tukar
Valuta tiap Negara dinilai dari perspetif valuta lain memakai konsep nilai tukar (kurs) , agar valuta-valuta dapat saling dipertukarkan demi mempermudah transaksi-transaksi internasional . nilai dari sebagian valuta berfluktuasi sepanjang waktu karena pengaruh pasar dan pemerintah.

Jika nilai valuta sebuah Negara mulai naik relative terhadap valuta-valuta Negara lain, cateris paribus, saldo neraca berjalannya akan menurun. Produk-produk yang diekspor oleh Negara tersebut akan menjadi lebih mahal bagi Negara-negara pengimpor. Konsekuensinya permintaan akan produk-produk tersebut akan menurun.

Valuta local yang kuat akan memperburuk saldo neraca berjalan jika produk-produk yang diperdagangkan bersifat elastis harga yaitu sensitive terhadap perubahan-perubahan harga.

Jika dolar yang kuat akan menurunkan saldo neraca perdagangan AS maka sebaliknya dolar yang lemah akan memperbaiki neraca perdagangan . melemahnya dolar akan menurunkan harga yang dibayar importer-importir luar negeri atas produk-produk AS, sehingga meningkatnya permintaan luar negeri atas produk-produk AS.


III.                MEMPERBAIKI DEFISIT NERACA PERDAGANGAN

Setiap kebijakan yang akan meningkatkan permintaan luar negeri atas produk-produk domestic akan memperbaiki posisi neraca perdagangan. Permintaan luar negeri bias meningkat jika harga ekspor menjadi lebih menarik. Hal ini bias terjadi jika inflasi dalam negeri relative rendah atau jika nilai valutanya mengalami depresiasi, sehingga membuat harga impor menjadi lebih rendah dari perspektif Negara-negara lain.



Kurs mengambang (floating exchange rate) dimungkinkan bias mengoreksi ketidakseimbangan  perdangan internasional dengan cara sebagai berikut.

-          Defisit neraca perdagangan menyiratkan bahwa Negara yang dimaksud menghabiskan lebih banyak dana untuk membeli produk luar dibandingkan  dana yang diterima dari ekspornya ke luar negeri.
-          Karena Negara tersebut menjual valutanya (untuk membeli produk luar negeri) dalam jumlah lebih bersar daripada permintaan luar negeri terhadap valuta tersebut , nilai valuta tersebut akan menurun.
-          Penurunan ini akan mendorong lebih banyak permintaan atas produk-produk Negara tersebut dimasa depan.

Mengapa Valuta yang lemah tidak selalu merupakan solusi yang sempurna ?
1.       Kemungkinan munculnya kebijakan harga baru dari pesaing-pesaing asing sebagai reaksi terhadap pergerakan nilai tukar.
2.       Valuta dari sejumlah Negara lain juga melemah pada saat yang sama, yang membuat perusahaan-perusahaan local mereka tetap memiliki keunggulan kompetitif yang sama dengan perusahaan-perusahaan AS.
3.       Transaksi-transaksi perdagangan internasional merupakan hasil negosiasi sebelumnya dan tidak bias diubah dengan cepat.Jarak waktu antara perubahan nilai dolar dengan perubahan impor AS, untuk alas an yang sama. Importer-importir AS tidak akan segera berpindah membeli produk-produk dalam negeri pada saat dolar melemah, importer tersebut mungkin telah membentuk hubungan jangka panjang dengan mitra dagangnya di luar negeri.
4.       Adanya hubungan yang unik antara importer dan eksportir yang berada di bawah kepemilikan yang sama.


IV.                FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NERACA MODAL

1.       Kebijakan masing-masing pemerintah yang memiliki wewenang atas arus modal yang keluar masuk negaranya.
2.       Perangkat-perangkat pengontrol arus modal yang diciptakan oleh pemerintah.
3.       Perkiraan pergerakan nilai tukar oleh para investor yang kemudian tercermin dalam harga sekuritas.




V.                  BADAN-BADAN YANG MENDORONG PERTUMBUHAN BISNIS INTERNASIONAL

1.       International Monetary Fund (IMF)
Badan yang didirikan pada tahun 1944 untuk mendorong dan memafsilitasi perdagangan dan pembiayaan internasional.

2.       Compensatory Financing  Facility (CFF)
Fasilitas yang ditunjuk untuk mengurangi dampak dari ketidakstabilan ekspor atas perekonomian Negara.


3.       Special Drawing Rights (SDRs)
Cadangan yang dibentuk IMF digunakan untuk transasksi-transaksi antar pemerintah dan berfungsi sebagai suatu unit perhitungan yang digunakan untuk mendenominasi sejumlah barang dan jasa internasional serta sejumlah deposito dan kredit internasional.

4.       Inernasional Bank For Reconsruction and Development (IBRD)
Bank yang didirikan pada tahun 1944 untuk membantu pembangunan ekonomi dengan menyediakan pinjaman kepada Negara-negara yang membutuhkan.

5.       Structural Adjusment Loan (SAL)
Fasilitas yang dibentuk bank dunia dengan tujuan untuk membantu pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu Negara melalui proyek – proyek pembiayaaan.

6.       Multilateral Investment Guarantee Agency ( MIGA )
Badan yang didirikan oleh bank dunia , menawarkan berbagai bentuk asuransi resiko politik kepada korporasi.

7.       Internasional Financial Corporation (IFC)
Perusahaan yang didirikan untuk mendorong pertumbuhan korporasi-korporasi swasta di berbagi Negara.

8.       Internasional Development Association (IDA)
Asosiasi yang dibentuk untuk merangsang pembangunan , khususnya untuk Negara-negara berkembang.

9.       Bank For International Settlements  (BIS)
Institusi yang memfasilitasi kerjasama antar negera yang terlibat dalam transaksi-transaksi internasional dan menyediakan bantuan kepada Negara-negara yang sedang mengalami masalah-masalah pembayaran internasional.


10.   Badan Pembangunan Regional
Pada tahun 1990 European Bank For Reconstruction and Development dibentuk untuk membantu Negara-negara Eropa Timur menyesuaikan diri dari komunisme ke kapitalisme.